Friday, June 21, 2013

Dan Sebenarnya

Karena sebab itulah aku ragu sama kamu. Sorry ku ga bisa ngomong ini langsung ke kamu. Aku gatau harus ngomong kayak gimana ke kamu. Aku juga gatau kan? aku gamau kamu bilang yah mungkin itu cuma perasaanmu aja. Nyatanya itu bukan cuma perasaanku kog. Itu sebenernya yang buat aku ga yakin sama kamu. Buat masalah hati yah mungkin kamu sudah tau seperti apa dan aku maklum dengan hal yang kita lakukan.
Tapi sekali lagi, itu semua yang buat aku ga yakin. Aku tau kamu lebih tau dan yang paling tau tentang mereka. jadi aku ga akan comment karena aku gatau apa-apa tentang mereka. Aku cuma langsung dikasih tau sama sumber yang aku benar-benar ga nyangka. Ya ampun apakah aku merubah kamu? Kalo emang jalan yang terbaik aku jauhin kamu ya itu akan aku jalanin kog demi kebaikanmu.
Emang segala suatu yang baik ga selamanya cocok di hati kita kan? Aku cuma bisa sabar liatnya. Huft, mungkin.. ya memang kita ga bisa samaan. Thanks buat apa aja yang kamu kasih ke aku slama ini. Dan maaf memang aku bukan perempuan yang sempurna :'(

Mungkin...memang..

Apa salahku sampai-sampai anda bercerita seperti itu. Bukan hanya bercerita tapi menyimpulkan. Aku benar-benar sakit hati. Tolonglah anda sedikit mengerti. Saya maklum anda melakukan hal yang sedemikian. Mungkin anak anda kurang peka terhadap respon yang anda berikan kepada saya. Sehingga mungkin sebaiknya sayalah yang mengalah untuk urusan ini. Saya janji kog mungkin saya akan mulai mengurangi intensitas bermain saya dengan anak anda :(. Bukan maksud saya buat menjelek-jelekkan anda. Saya faham. benar-benar faham. Jadi maafkan saya jika saya lancang.

Wednesday, June 19, 2013

Selasa sore


Ketika sore itu. Aku liat lumut yang tumbuh subur di bawah jendela kamarku. Aku baru inget, kameraku masih sisa 2 baterainya. Aku keluarin kameraku yang ngga aku apa-apain setelah mendekam di dalam tempatnya selama kurang lebih 3 minggu tanpa aku copot battery pack-nya. padahal biasanya setelah aku pake bakalan aku copot dari body kameranya. Nah, pas aku nge-shoot eh tiba-tiba muncul tulisan kayak gini


Semaleman aku browsing buat  kameraku tersayang. dan paginya aku dapet pencerahan dari http://www.fixya.com/support/t1560809-canon_rebel

dapetnya kayak gni

You can reset all your settings and clear errors by removing the battery pack and also under the camera is an access screw to get to a button battery or two. The type of screw you use a dime or quarter to open. With the battery pack out, remove the button batteries and leave all those out for several minutes and then with the batteries still out, activate the On switch for your camera and leave it in the full on position for 30 seconds. That should drain off all residual power from the circuit board inside. You will have to reset everything, such as your personal settings in Tools and the time and date setting. All of those user set items, but your error message should clear too. If you get the error message again, right away, after reinstalling the batteries and battery pack, then you have damaged the Flash Unit... but I doubt that. Canon makes a good camera and I don't think what you describe would cause that problem.

Dan aku berniat membongkarnya bersama someone gatau deh semoga si kamera bisa selamat. Amin. T____T

Hormon Cinta

Hormon Cinta Gadis

Kalau lagi jatuh cinta, kita bisa merasakan banyak hal. Ada yang lebih semangat, tapi sebagian lagi malah jadi lebih sering melamun dan malas-malasan. Dr. Arthur Arun dari York Psychologist menerangkan bahwa ada tiga tahapan yang kita alami saat jatuh cinta. 

Gairah
Hal inilah yang sering kita sebut sebagai cinta pada pandangan pertama. Di tahap awal jatuh cinta, kita dikendalikan oleh hormon seksual kita, yaitu testosteron pada laki-laki dan estrogen pada perempuan. Hormon inilah yang menyebabkan kita merasa tertarik pada lawan jenis.

Ketertarikan

Ketertarikan di sini maksudnya adalah rasa yang kita rasakan saat kita benar-benar jatuh cinta. Ada tiga zat yang akan mempengaruhi tubuh kita pada tahap ini.

  • Adrenalin. Zat ini menaikkan tekanan darah dan bikin jantung kita berdetak lebih kencang. Saat bertemu sama gebetan, zat inilah yang bikin kita jadi berkeringat karena deg-degan dan mulut menjadi kering.
  • Dopamin. Ini dia yang bikin kita jadi lebih bersemangat. Dopamin bikin energi kita bertambah, nggak gampang capek, dan lebih mudah fokus. Katanya efek zat ini sama dengan kokain. Wow!
  • Serotonin. Zat kimia ini sering dibilang zatnya orang jatuh cinta. Karena mereka lah yang bertanggung jawab saat wajah gebetan muncul terus di kepala kita. Hihihi...

Keterikatan
Keterikatan kita sama pacar, apalagi kalau sampai bisa berhubungan dalam waktu yang lama, ternyata juga disebabkan oleh hormon, lho.

  • Oksitosin. Hormon ini yang bikin kita jadi pengin sayang-sayangan sama pacar. Entah itu gandengan tangan, dirangkul, atau hanya duduk dekat pacar.
  • Vassopresin. Nah, keberadaan hormon ini bikin kita atau pacar, jadi ingin melindungi dan menjaga satu sama lain. Hormon ini juga yang menimbulkan rasa mengabdi dan bertahan dalam hubungan panjang.

5 Alasan Berpelukan Itu PENTING!


Courtesy ShutterStock.comSimak alasan-alasan masuk akal yang menunjukkan pentingnya pelukan, sebagai berikut:
Rasanya nyaman
Berpelukan memberikan perasaan nyaman. Kok bisa ya? Pada saat kedua orang berpelukan, hormon oksitosin ikut diproduksi oleh tubuh dan menciptakan perasaan yang nyaman serta bahagia. Elizabeth Lombardo, seperti dikutip dari shape.com mendukung pernyataan ini dan menulisnya dalam buku A HAPPY YOU: YOUR ULTIMATE PRESCRIPTION FOR HAPPINESS.
Membuat merasa seksi
Kehilangan kepercayaan diri memicu munculnya kekhawatiran akan kehilangan. Akibatnya cemburu dan curiga menjadi santapan sehari-hari yang dapat menggoyahkan sebuah hubungan. Penting bagi setiap pasangan untuk tetap merasa seksi dan percaya diri. Dan perasaan seksi serta percaya diri itu didapat ketika sering berpelukan dengan pasangan.
Wanita, menyukai pelukan dari belakang atau samping yang mendongkrak kepercayaan dua kali lipat dan membuatnya merasa sangat seksi. Pada saat ini hormon dopamin diluncurkan, dan umumnya meningkatkan gairah seksual.
Mengurangi stres
Di Jepang dan di beberapa negara sibuk kerap terlihat aktivis yang menawarkan pelukan secara gratis pada orang di jalan. Hal ini dilakukan karena tingkat stres di negara-negara maju itu sangat tinggi. Pelukan dan perhatian menjadi barang langka yang tidak mudah didapatkan dari pasangan.
Dan terbukti bahwa sentuhan melalui pelukan dapat meningkatkan hormon oksitosin dalam tubuh, sehingga otot yang tegang mereda. Inilah sebabnya stres menjadi berkurang.
Mendekatkan secara emosional
Menurut Dr. Fran Walfish, pelukan dapat mendekatkan seseorang dengan pasangan secara emosional. Hal ini juga terjadi pada ibu yang memeluk dan mendekap bayinya, yang membuat bayi merasa nyaman dan mengikat si bayi sehingga hubungannya semakin erat dengan ibunya.
Pasangan yang sedang berusaha memperbaiki komunikasi dan mencegah perceraian, juga disarankan sering melakukan pelukan, sehingga hubungannya menjadi lebih baik serta mengembalikan kemesraan seperti di awal pernikahan.
Memperbaiki komunikasi
Ada kalanya kata-kata tak bisa mengungkapkan perasaan yang ada di dalam hati. Untuk itulah pelukan menjadi sarana yang dapat mengungkapkan kata hati tanpa harus berbicara apapun. 5 detik pelukan jauh lebih berarti ketimbang Anda mengucapkan 'I love you' kepada pasangan.
David Klow, terapist pernikahan menyarankan agar pasangan yang sedang ingin memulihkan hubungan kerap berpelukan saat mereka tak dapat mengungkapkan perasaan lewat kata-kata.
Begitu berartinya pelukan dalam sebuah hubungan sehingga dapat menjadikan hubungan langgeng dan selalu manis. Mulai sekarang, berikan pelukan pada anggota keluarga dan orang-orang yang Anda kasihi setiap hari yuk. (vem/bee)

One of My Fav Stop Motion!