Thursday, November 25, 2010

Ke manakah Engkau Gerangan

Aku terperanjat, ketika sosokmu berubah. Tak ku sengaja. Air mataku telah berlinang. Karenamu, cuma karenamu. Selama ini, betapa aku mengagumimu. Sosok yang berhati besar ,murah senyum, baik hati, sholeh, pintar pula. Bayangmu, tak lepas dari anganku yang terus berkarya denganmu. Tapi, aku terpaku di sini. Ada apa gerangan yang terjadi padamu? Maaf teman, jika selama ini aku kurang memperhatikanmu. Selepas senyummu, cuma rasa kecewa yang menyelimuti. Aku berharap pada bintang kecil yang slalu setia tersenyum untukku dan terus temaniku di saat aku gelap. Aku mengigau akan dirimu, di saat aku sakit. Betapa aku kecewa melihatmu kini. Apa ini salahku kawan? Aku tau, kau kesepian di luar sana. Aku tau, kau ingin diterima di kalanganmu. Tapi, setidaknya kau tak seharusnya seperti ini. Setidaknya, masih ada setitik kebaikanmu yang kau curahkan untukku. Aku berpikir akan karyamu yang lumpuhkanku. Aku berlutut ketika kau membacakan ayat-Nya. Aku terharu ketika kau melagukan surat-Nya. Aku suka mendengarmu menyimak karya-Nya. Tapi, aku sungguh sakit ketika yang kudengar bukanlah itu lagi. Tak lain cumalah kata-kata kotor yang kau lontarkan. Demi senyum lebar teman-temanmu. Tidakkah kau sadar akan keadaanmu? Tidakkah kau sadar? Aku... kami...semua merindukanmu. Yang dulu. Bukan menuju kehancuran. Aku menangis bukan karenamu. Tapi karena tingkah lakumu. Aku lemas tak berdaya mendengar itu dari para sahabat. Taukah seberapa kagumku padamu? Aku kagum! Sangat kagum. Tapi itu dulu. Sekarang, telah kau hancurkan semua. Aku hanya menangis, ketika lagu yang sering kau nyanyikan bersama teman-teman tak sengaja bermain. Aku tahu, sekarang cuma kegilaan saja yang menyelimutiku. Mungkin, penyakit gila nomor 13 yang tengah melandaku. Ingatkah?? "If you're not the one than why does my soul feel glad today?.....I don't wanna runaway but I can't take it, I don't understand If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am? Is there anyway that I can stay in your arms." atau "Soledad". Hahaha.... itu kenangan kita semua untuk dulu. Sekarang, apakah kau masih mengingatku? Mungkin cuma bayangan mereka ya! Kau pernah bilang padaku,"Jangan pernah mencoba tuk hidup dalam kebohongan." Kenapa kau jalani semua itu? Aku tau akan keadaanmu yang sulit. Aku cuma berusaha untuk mengerti akan keadaanmu. Tapi kau tau aku. Sulit bagiku tuk menebak semua taktikmu. Mungkin, itu cuma bunga jalan yang hiasi seluruh taktik akal baikmu. tapi, entah mengapa aku terhenyak seketika, saat pesanku kau balas dengan nada dinginmu. Aku berpikir, Mungkin semua ini akan berakhir dengan segera. Aku tetap menunduk. Merenungkan sejenak apa yang telah terjadi.
Pesan masuk. Kulihat darinya. Jawaban yang sungguh jauh di luar kepala. Setega itu dia menjawab pertnyaanku. Aku hapus apa yang sangat menyakitkan. Aku terdiam dalam kesepian yang kian tak terdefinisi olehku. Aku menoleh pada bintang yang biasa bersamaku. Redup. Hilanglah sudah. Baru kali ini kau kasar padaku. Apa salahku? Apakah aku mengganggu hidupmu? Jika iya. Oke! Aku akan pergi dari semua topeng bodohmu itu. Kau pikir kaulah yang paling benar. Han! Kumohon sadar! Kau benar-benar menyiksaku. Kau tak pernah buatku sakit, bahkan sakit hati. Tapi ada apa gerangan yang terjadi? Kakak…… aku masih menganggapmu. Di saat kita kokoh dalam sebuah persahabatan, kita mampu buat iri yang lain. Saat semua lengah, kau………………Han! I trust you! You’re strong! Let’s see to us if you’re Mohammad Jihan Kholid. Air mataku kian membeku bersama dinginnya nafasmu. Perih ini akan kutahan, hingga kau tersadar. Aku ada di belakangmu. I’ll become your bestfriend forever. We wanna see you again MJK.
Aku berteriak dibalik ayunmu
bimbang fikirku
tuk arungi sebuah
nada - nada pengharapan
*something 'bout love - david archuleta*
Tapi,
ucapmu biarkanku
menyapu alam bebasku
yang berlari beriring pada tangisku
*You can - David archuleta*
Aku tersenyum....
berebut riang redup dunia
tetap bersamamu
haruskah aku pergi
tuk mu kawan??
*Soledad - Westlife*
Aku merasakanya
Aku mengingatnya
Aku memandangnya
Aku...
buang jauh-jauh itu
*Crush- David archuleta*
Kau berusaha demi aku
kau belajar,
Kau tersenyum,
untuk apa jika
semuanya tertutup abumu
Semuanya???
Lihatlah!
*Hero - Sterling Knight*
Berakhirkah???
semua yang kita rangkai
semua yang kita gambar
semua yang kita tulis
semua yang kita lihat
Terima kasih untuk sakitnya
*No Love - Simple Plan*

Thursday, October 28, 2010

Can I ?

In every moment I'm dreaming 'bout sun
Dream just a dream
Can I see it??
Won't!
Just a little cloud shadowing my sun
That's a Shity stone
Blood in everywhere
Don't tell me 'bout your Loser!
it's enough!
What a fuck is wrong with me???
I'm only kid
But, I have mind!
healthy mind!
You're color my life???
Absolutely... Yeah!
Alright!
with your black loser
Justice is a nonsense
that's a punishment
It's tortune...
you're nothin'
Lie! You're fine fucky???
taste sweet,
like your liar blood, right??
Just a smile
I'm okay with your attitude
Unfair!!
That's what you play
Innocent,
Your pretend is a nightmare
So, fuck off from my life!!!
Huuuush...!!!

Tuesday, October 19, 2010

Kukira....

Mereka terus berucap
"Bagaimana listrik itu mengalir?"
"Apakah ini menggunakan phytagoras?"
"Ginjal itu penting ya??"
"Oh, sejarah itu membosankan, ya...!"
"Are you crazy?? absolutely yeah...!"
Mengertikah aku??
Tau apakah aku...!
Aku cumalah manusia yang ingin mencari, mempelajari sebuah pelajaran
atau apalah yang dimaksud dengan ilmu itu. Bukannya aku pelit. Dan bukannya
aku sok tau. Aku memang sok tau tau apalah, itu emang aku. Aku memang
bukan manusia. Terserah kalau mau ngganggep aku. Jujur. Aku enggak minat
untuk menjadi manusia yang pintar. Yang kubutuhkan hanyalah kefahaman.
Tapi, menurutku nilai itu penting. karena itu perwujudan atau fakta bahwa aku
telah faham. Mungkin teoriku tentang semua ini salah besar. Okay! Aku suka
melakukan kesalahan. Tapi aku takkan menyengajakannya. Aku memang sudah bukan aku
Dulu, aku pendiam. Tau apa sih??? Dulu aku gak hobby ngomong. Sekarang???
Dulu aku emang gak pernah penting. Dan sekarang emang aku gak penting.
Aku emang enggak pengen jadi orang penting. So, kenapa aku harus susah??
Silakan mengritikku langsung. Karena aku juga suka ngritik. Silakan kalian
enggak menghargaiku. Aku emang baru belajar menghargai. Silakan kalian melontarkan
cemoohmu. Aku juga suka mencemooh. Ku akui itu itu salah. Silakan kalian mengganggu.
Karena aku emang suka mengganggu. Aku menulis bukan untuk mengritik seseorang atau sedang
membenci. Ini semata cuma karena aku terlalu berubah. Menikung terlalu jauh.
Sekarang, aku anggap mereka baik. Aku puas. Kalaupun mereka enggak puas denganku,
aku juga sudah siap untuk menyingkir. Mungkin aku akan menyesuaikan dengan mereka.
Mungkin aku perlu membuka lembaran baruku dengan penuh cermin. Agar aku bisa bercermin.
Siapakah diriku??? Aku bukanlah apa-apa. Apa sih pentingnya aku?? Enggak ada. What a fool me!
Sudahlah...aku enggak akan menengok ke belakang. Cukuplah aku diam. Karena hanya Allah
yang akan membantuku untuk semuanya. Aku hanya butuh komunikasi. Mungkin, untuk lingkunganku
yang sepi. Langkahku sudah bulat. Maaf. Terima Kasih. Selamat tinggal masa lalu. Aku akan melupakanmu.
Diriku tetaplah diriku. Takkan menjadi orang lain yang bukan aku.

Friday, October 15, 2010

Penantian

Sakitku kian mengujung
pada takdir yang tak sempat terucap
hijab belum juga
bercerita tentang batasan-batasan alam
penantianku kian berujung
pada sobekan kertas,
yang tlah kutulis dalil masa lau
Kubuka kembali lembaran yang sekaran
berlumuran darah.
Aku mengharap,"Matahari! Cepatlah di ufuk timurmu!"
rasa goyah kian lama kian mengguncang
Aku jatuh.....
Aku jatuh dalam kegelapan lembah kesunyian
Dalam,
hingga sesuatu kembalikannya

Percaya

Aku percaya tentang itu,
cuma sekedar tawa membisu,
Aku kumbang,
termenung di kegelapan
arah jalan, itukah hidup????
Ku tau kini,
kebohongan yang berpihak
kebenaran semakin kelabu
Aku percaya tentang itu
gelak tawa yang menangis
demi bumi yang berputar
ini cuma khayalan
khayalan dari masa penuh teorema
teorema usang
tanpa gravitasi

Sunday, October 10, 2010


bunga di tepi halaman


Subayu


di halaman rumah


di basecamp KIBARR